Langsung ke konten utama

Baru Di Bidang Desain Grafis? Mulai Dari Mana?

Ilustrasi. Pixabay/Geralt



Mereka yang punya pendidikan Desain Grafis (atau Desain Komunikasi Visual) mungkin tak akan bingung dari mana mereka memulai. Karena mereka punya dasar pijakan pendidikan yang ditempuh yang mengajak mereka berpikir mulai dari sangat awal. 
Berbeda dengan mereka yang cuma kursus 'komputer grafis' atau sekadar menjalankan aplikasi/software seperti Corel Draw, Adobe Illustrator, dan lain-lain.

Namun saat ini tutorial untuk sesuatu dapat dengan mudah dicari, dan sumbernya banyak sekali. Tak seperti maksimal 15 tahun ke belakang dimana banyak orang masih bergantung pada buku disebabkan biaya untuk terhubung internet masih lumayan tinggi. 
Biaya terhubung internet dengan Dial up telepon pada tahun 2007 bisa lebih tinggi dari 500K sebulan, terutama jika banyak mengakses situs multimedia. Namun biaya ini terpangkas lebih dari separuhnya dalam jangka waktu yang sama pada tahun 2020. Efeknya, banyak tutorial dalam bentuk video bisa dicari dan dijadikan acuan.

Lalu?
Mengacu tutorial yang baik adalah kunci. Amati, Tiru, dan Modifikasi adalah langkah awal. Pada awalnya seorang desainer pemula bisa mencari referensi desain, dan harus bisa meniru itu berdasar dari apa yang dia kuasai. Baru setelahnya, membuat konsep sendiri, berpikir sendiri, lepas dari kegiatan meniru. Karena 'meniru' itu sesungguhnya 'diharamkan' dalam desain dan kegiatan seni. Karena keterkaitannya dengan plagiarisme.

Lalu bagaimana dengan AI?
AI hanyalah alat dimana dia bisa berganti atau dihentikan. Karya manual jauh lebih baik. Itu menunjukkan eksistensi dan skill kita sesungguhnya. Pikirkan ini, bagaimana jika perusahaannya tak eksis lagi karena suatu sebab, sedangkan kita yang mengaku 'desainer' sangat tergantung pada AI tersebut?
Skill tak menghilang jika kita menguasai sebuah software. Namun kita juga perlu menguasai software sejenis lain untuk mengamankan skill kita tersebut. Karena sebuah software pun dapat dimatikan oleh pengembang karena suatu sebab. Serif Draw Plus, Macromedia Freehand, Creature House Expression, dan beberapa lainnya adalah software yang keberadaannya sudah sangat langka saat ini jika tak bisa dibilang sudah punah. 

Namun apa yang kita buat pada Freehand, Expression, atau Draw Plus, sangat mungkin juga bisa buat pada aplikasi lain dengan berbekal penguasaan pada software tersebut. Atau bahkan dengan media manual jika kita telaten dan punya skill pada media tersebut


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagaimana Sebuah Browser Dapat Menjadi Biang Keributan?

Singkat kata, saya mengerjakan sebuah tugas kerja seperti biasanya (kerja di perusahaan yang lalu). Saya tak membutuhkan aset eksternal macam font atau gambar yang diunduh dari sebuah situs untuk sebuah projek grafis karena tugas saya hanya tracing . Namun saya mengakses Youtube . Bukan ingin melihat film, berita, podcast , ataupun yang membuat distraksi—melainkan hanya ingin mendengar musik. Bukan musik dengan klip bergerak yang butuh ditonton, namun hanya lagu dengan tayangan cover album. Gambarnya statis sepanjang lagu.  Saya memang penggila musik. Dulu sebelum saya disuruh pulang alm bapak gegara minta bantu2 usahanya (saat itu ngekos sendiri di Surabaya Barat), sering saya sempatkan untuk membeli CD. Lalu CD audio tersebut di- rip pada HDD dengan Windows Media Player untuk koleksi pribadi, bukan untuk dijual lagi sebagai copy bajakan (saya tak akan berbuat rendah begitu).  Hingga kemudian terkumpul cukup banyak. Ada 250+ yang sebagian di antaranya adalah hasil berburu...

Ada Freeware Yang Lebih Baik Dari Explorer Windows.

Disclaimer: artikel ini mengacu pada OS Windows 10. Jika Anda menggunakan versi Windows 7 atau di bawahnya—atau Windows 11, paparan artikel ini mungkin akan berbeda sedikit.  S aya tak mendapatkan apapun dari pengembang, namun artikel ini berangkat dari pemikiran: apa yang berguna bagi saya... mungkin juga berguna bagi Anda. Ini adalah cara saya berterima kasih. Dengan mereferensikannya. * Screenshot dari aplikasiExplorer. Saya menggunakan Dark Mode Jika Anda bekerja dengan OS Windows , sudah pasti Anda akan mengenal dan membutuhkan aplikasi bernama Explorer yang merupakan bawaan Windows yang termasuk dalam kategori File Manager .  Jendela Windows Explorer (atau File Explorer ) berfungsi untuk mengelola file, membuat folder , melakukan copy-paste antar file, menyeleksi mana file yang akan di-zip dan lain sebagainya. Explorer ini serupa dengan aplikasi Finder pada OS Mac . Namun Explorer tidak dirancang untuk bekerja simultan—kecuali kita membuka beberapa jendela sekaligu...