Singkat kata, saya mengerjakan sebuah tugas kerja seperti biasanya (kerja di perusahaan yang lalu). Saya tak membutuhkan aset eksternal macam font atau gambar yang diunduh dari sebuah situs untuk sebuah projek grafis karena tugas saya hanya tracing . Namun saya mengakses Youtube . Bukan ingin melihat film, berita, podcast , ataupun yang membuat distraksi—melainkan hanya ingin mendengar musik. Bukan musik dengan klip bergerak yang butuh ditonton, namun hanya lagu dengan tayangan cover album. Gambarnya statis sepanjang lagu. Saya memang penggila musik. Dulu sebelum saya disuruh pulang alm bapak gegara minta bantu2 usahanya (saat itu ngekos sendiri di Surabaya Barat), sering saya sempatkan untuk membeli CD. Lalu CD audio tersebut di- rip pada HDD dengan Windows Media Player untuk koleksi pribadi, bukan untuk dijual lagi sebagai copy bajakan (saya tak akan berbuat rendah begitu). Hingga kemudian terkumpul cukup banyak. Ada 250+ yang sebagian di antaranya adalah hasil berburu...
Disclaimer: artikel ini mengacu pada OS Windows 10. Jika Anda menggunakan versi Windows 7 atau di bawahnya—atau Windows 11, paparan artikel ini mungkin akan berbeda sedikit. S aya tak mendapatkan apapun dari pengembang, namun artikel ini berangkat dari pemikiran: apa yang berguna bagi saya... mungkin juga berguna bagi Anda. Ini adalah cara saya berterima kasih. Dengan mereferensikannya. * Screenshot dari aplikasiExplorer. Saya menggunakan Dark Mode Jika Anda bekerja dengan OS Windows , sudah pasti Anda akan mengenal dan membutuhkan aplikasi bernama Explorer yang merupakan bawaan Windows yang termasuk dalam kategori File Manager . Jendela Windows Explorer (atau File Explorer ) berfungsi untuk mengelola file, membuat folder , melakukan copy-paste antar file, menyeleksi mana file yang akan di-zip dan lain sebagainya. Explorer ini serupa dengan aplikasi Finder pada OS Mac . Namun Explorer tidak dirancang untuk bekerja simultan—kecuali kita membuka beberapa jendela sekaligu...